Synthetic camera adalah Suatu jenis teknik rendering yang berusaha untuk meniru karakteristik - terutama distorsi (misalnya tidak fokus, aberasi) - dari kamera nyata atau mata manusia, daripada gambar akromatik tajam sempurna yang biasanya dihasilkan oleh grafik komputer.

Membutuhkan tiga komponen :
1.Bidang proyeksi
2.Sistem koordinat viewer
3.Mata.

Cara kerjanya objek dipindahkan ke koordinat viewer dan kemudian bayangan objek diproyeksikan perspektif.

Prinsip utama kerja kamera yaitu menangkap cahaya. Cahaya tersebut masuk ke kamera melewati lensa (subjek yang ingin kalian ambil, bisa kalian lihat terlebih dahulu melalui viewfinder), serta di fokuskan supaya diterima oleh sensor cahaya yang memilah-memilah cahaya berdasarkan komponennya. 

VIEWING COORDINATE

Viewing coordinate sering juga disebut sebagai UVN system. Sistem koordinat UVN mempunyai tiga sumbu :

 N
 U
 V
 
Biasanya sistem tangan kiri yang disebut sistem UVN digunakan :
 
  1. Objek pada sistem koordinat dunia (x,y,z)
  2. Lensa pada sistem koordinat UVN/kamera sintetik (u,v,n) 
  3. Film sebagai bidang
 
 
Viewing coordinat Biasanya ditentukan dengan  informasi berdasarkan :
VRP(Viewing Reference Point)
Bayangkan bergerak di sekitar ruangan dengan kepala mengarah ke arah yang sama setiap saat

Sistem referensi menonton Anda tetap sama menghadap ke arah yang sama penglihatan periferal sama lihat jumlah ruangan yang sama lihat bagian ruangan yang berbeda

Melihat referensi sehubungan dengan perubahan ruangan Titik referensi tampilan menentukan posisi pemirsa sehubungan dengan sistem world coordinate Ditentukan dalam coordinate world system Biasanya ditentukan bedasarakan vektor r = r = (Rx,ryrz)

VPN(Viewplane normal)
Sekarang bayangkan berdiri diam dan memutar kepala Anda ke kiri dan ke kanan Referensi menonton Anda berubah tetapi tidak VRP Anda (Anda tidak bergerak di sistem koordinat dunia) Bidang pandang normal menentukan arah yang dilihat pemirsa Biasanya ditentukan sebagai vektor satuan (n) dalam koordinat dunia atau vektor n

Viewing coordinate 

Perlu menentukan arah kedua untuk mengarahkan sistem koordinat tampilan kami

Saat kita melihat suatu pemandangan, kita mempertahankan intuisi tentang arah mana yang naik
Kami menentukan vektor satuan, v, dalam koordinat dunia untuk menunjukkan arah atas Jadi arah sumbu V ditentukan bedasarkan vektor u 
Perhatikan  bahwa  v dan n  tegak lurus dengan U

Asal sistem UVN adalah pusat jendela bidang pandang dan mata berada pada sumbu n positif

Bagaimana menghitung n,v dan u? Pemakai dapat menentukan nilai n dengan memasukkan vector norm dan vector n dihitung sebagai :

Untuk memperoleh norm, tentukan titik yang menjadi pusat pandang camera (look at) dan kemudian norm dihitung sebagai : norm = scene - r . Vector v ditentukan oleh pemakai berdasarkan vector up (ux,uy,uz) dan dihitung sebagai :
Catatan : - tanda • menyatakan dotproduct dua vector - tanda |up’| menyatakan panjang vector up'

Karena vector u harus tegak lurus terhadap n dan v maka vector u dapat diperoleh dari :
Catatan : n x v menyatakan cross product.

TRANSFORMASI WORLD KE VIEWPLANE

Asal usul pesawat ini yang mendefinisikan posisi mata atau kamera disebut titik referensi tampilan. Setiap titik di world coordinate (w) dapat ditransformasikan ke viewing coordinate (p) dengan menggunakan rumus :
Setelah titik di world coordinate di transformasikan ke viewplane maka tahap selanjutnya adalah melakukan proyeksi perspektif terhadap titik di viewplane.

PROYEKSI VIEWPLANE

Agar mudah diproyeksikan ke viewplane, semua titik harus diubah dari World Coordinate ke View Coordinates. Posisi kamera dan arah ditentukan oleh titik yang disebut Titik Referensi Tampilan (VRP) dan normal ke tampilan pesawat yang disebut View Plane Normal (VPN).Viewplane akan menjadi pesawat yang tegak lurus dengan VPN. Ini didefinisikan dalam sistem koordinat dunia. Jika diketahui titik p=(pu;pv;pn) viewplane dan mata terletak di (eu;ev;en) adalah titik di maka titik q (u*,v*) sebagai proyeksi perspektif dari p dapat diperoleh dengan
Apabila e = (0,0,en) maka rumus di atas dapat disederhanakan menjadi